jump to navigation

Surat Ketiga Kepada Sahabat (Third Letter to a Friend) 23 Oktober 2009

Posted by selamatkanbumikita in Surat.
trackback

Please Scroll Down for English:

Subjek: Lonceng bahaya perubahan iklim telah berbunyi! Mohon bertindaklah sekarang untuk mendorong pola makan berbasis nabati guna menghentikan pemanasan global dan menyelamatkan kehidupan

Sahabatku Terkasih:

Terdapat banyak bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa lonceng bahaya pemanasan global telah berbunyi. Kita hanya mempunyai sedikit waktu yang tersisa. Mohon beritahu masyarakat tentang kebenaran mengenai pemanasan global. Jangan biarkan ketidaktahuan menghancurkan Bumi Pertiwi kita. Kita sungguh tidak mempunyai waktu untuk menunggu atau ragu. Demi anak-anak dan cucu kita, demi rakyat dan negara kita, demi Bumi, mohon untuk segera bertindak. Mohon beritahu setiap orang untuk menerapkan pola makan vegan guna melawan pemanasan global.

Efek merusak dan fatal telah kita lihat melalui bencana ekstrem berikut seperti angin topan, banjir, kekeringan, gelombang panas, dan flu babi yang terus memburuk. Harap mendorong masyarakat untuk bersatu dan menyelenggarakan gerakan vegetarian dan vegan.

Tahun lalu para Ilmuwan memperingatkan bahwa dengan tingkat pemanasan dunia kita yang seperti ini, Kutub Utara akan kehilangan seluruh esnya pada musim panas 2040, tapi fakta terbaru menemukan bahwa es kutub mencair lebih cepat daripada yang pernah diramalkan sebelumnya, dan Kutub Utara mungkin akan kehilangan esnya pada akhir musim panas tahun 2012.

Jika temperatur global meningkat hingga 6 derajat Celsius maka 95% dari seluruh spesies Bumi akan musnah. Secara nyata semua makhluk akan musnah karena topan besar, banjir, gas hidrogen sulfida, dan bola api metana yang membakar permukaan Bumi dengan kekuatan seperti bom atom. Organisme yang dapat bertahan dalam kondisi seperti itu hanyalah bakteri.

Kita hanya mempunyai waktu sekitar 1200 hari lagi untuk menyelamatkan Bumi. Semua yang harus kita lakukan hanyalah menerapkan pola makan berbasis nabati.

Beberapa bukti menunjukkan dampak dari perubahan iklim terhadap kehidupan manusia dan hewan di Bumi:
A) MENCAIRNYA ARKTIK
Di sini kita dapat melihat Arktik yang mencair. Arktik atau Kutub Utara mungkin akan tanpa es pada tahun 2012, 70 tahun lebih cepat dari perkiraan IPCC. Tanpa perlindungan lapisan es dalam memantulkan cahaya matahari, 90 persen dari panas matahari dapat masuk ke air terbuka, yang mempercepat pemanasan global.
Perubahan dalam lapisan es Arktik sangatlah dramatis, dimana ahli iklim mengatakan bahwa hanya 10 persen dari es yang ada sekarang adalah es yang lebih tua dan tebal, sementara lebih dari 90 persennya adalah es yang baru terbentuk dan tipis.
Perubahan Arktik lainnya adalah mencairnya lapisan es, yang umumnya merupakan lapisan beku di atas Bumi yang berisi simpanan metana. Mencairnya lapisan es tersebut di tahun-tahun belakangan ini telah menyebabkan gas metana terlepas sehingga jumlahnya di atmosfer telah naik dengan tajam sejak tahun 2004. Pemanasan global lebih jauh akan melampaui kenaikan 2 derajat Celcius yang dapat menyebabkan miliaran ton metana dilepaskan ke dalam atmosfer yang dapat mengantar kepunahan masal bagi kehidupan di planet ini.
Karena lapisan es raksasa dari Greenland dan Kutub Selatan juga terus mencair, maka bencana naiknya permukaan laut dan badai yang lebih kuat diperkirakan akan terjadi juga.
Jika seluruh lapisan es Kutub Selatan bagian Barat mencair, tingkat permukaan air laut rata-rata global akan naik paling sedikit 3,3; 3,5 meter dan dapat mempengaruhi lebih dari 3,2 miliar orang – yang merupakan setengah dari jumlah populasi dunia – yang tinggal 200 mil dari tepi pantai. Dan para ilmuwan Amerika dari Pusat Data Es dan Salju Nasional sekarang mengatakan bahwa jika semua Kutub Selatan mencair, tingkat permukaan air laut bisa naik ke tingkat yang jauh lebih tinggi dari yang diperkirakan, sebagian bahkan mengatakan akan mencapai 70 meter, yang artinya lebih mematikan bagi semua kehidupan di Bumi.
B) DARATAN TENGGELAM DAN PENGUNGSI IKLIM
Masalah berikutnya: Kita menghadapi pengungsi-pengungsi akibat perubahan iklim dari tenggelamnya daratan. Sekarang ini, setidaknya 18 pulau telah tenggelam sepenuhnya di seluruh dunia, dengan lebih dari 40 negara pulau lainnya terancam oleh naiknya permukaan air laut. Sebuah laporan dari Organisasi Internasional untuk Migrasi menyatakan bahwa mungkin ada 200 juta, atau bahkan hingga 1 miliar orang yang akan menjadi pengungsi iklim pada tahun 2050, atau dalam masa hidup kita.
Ini adalah orang-orang yang harus meninggalkan pulau atau rumah-rumah pantai mereka karena naiknya permukaan air laut atau mencairnya lapisan es yang menyebabkan seluruh komunitas atau negara tenggelam dan ambruk.
C) MUNDURNYA GLETSER DAN KEKURANGAN AIR
Masalah kita berikutnya: Kemunduran gletser dan kekurangan air. Hampir semua gletser di Bumi akan hilang dalam beberapa dasawarsa ini, membahayakan kelangsungan hidup lebih dari 2 miliar manusia.
Satu miliar manusia akan menderita dampak dari kemunduran gletser Himalaya yang sudah berlangsung dengan gerakan yang lebih cepat daripada tempat lain di dunia, dengan dua pertiga wilayah ada lebih dari 18.000 gletser yang mengalami kemunduran. Dampak awal dari pencairan gletser adalah banjir yang merusak dan tanah longsor.
Ketika kemunduran es gletser berlanjut, hujan berkurang, kekeringan menghancurkan dan kekurangan air adalah akibatnya.
D) ZONA LAUTAN MATI
Berikutnya: Zona lautan mati. Perubahan iklim menciptakan wilayah lautan yang dikenal sebagai zona mati yang sekarang jumlahnya lebih dari 400. Peningkatan ini disebabkan oleh pembuangan pupuk dan yang paling besar berasal dari peternakan sehingga menyebabkan kekurangan oksigen yang dibutuhkan untuk menunjang kehidupan.
E) REKOR TERPANAS
Sekarang, kita juga mempunyai rekor terpanas. Dasawarsa yang lalu paling sedikit terjadi dua kali rekor rata-rata suhu terpanas tahunan yang pernah dicatat dalam sejarah planet kita. Tahun 2003, suatu rekor gelombang panas menghantam Eropa yang merenggut korban puluhan ribu nyawa. Gelombang panas juga membuat kebakaran hutan terburuk dalam sejarah Australia.
F) PENINGKATAN BADAI
Berikutnya: Peningkatan badai. Intensitas dan lamanya angin topan dan badai tropis tercatat meningkat sebesar 100% selama lebih dari 30 tahun yang lalu, dan para ilmuwan di Institut Teknologi Massachusetts (MIT) di AS mengatakan hal itu mungkin saja karena peningkatan suhu di lautan berhubungan dengan iklim.
G) LENYAPNYA MARGASATWA
Berikutnya kita mengalami lenyapnya margasatwa. Para ahli ekologi terkemuka mengatakan bahwa penyusutan margasatwa karena punahnya spesies begitu cepat sehingga tidak ada perbandingannya di zaman modern ini. Para ilmuwan juga meramalkan bahwa 16.000 jenis spesies di Bumi terancam akan punah 100 kali lebih cepat daripada yang diperkirakan sebelumnya.
H) KEKERINGAN DAN PENGGURUNAN
Berikutnya, kita mengalami kekeringan, penggurunan. Di Nepal dan Australia, kebakaran hutan tahun ini dipercepat oleh kekeringan. Di Afrika, orang-orang Somalia, Ethiopia, dan Sudan, hanyalah sedikit contoh yang digoncang oleh kekeringan. Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa, penggurunan, yang sering terjadi karena penebangan pohon yang terlalu banyak dan kerusakan yang timbul karena kegiatan seperti penggembalaan ternak, berdampak pada kesejahteraan lebih dari 1,2 miliar orang di lebih dari 100 negara yang terancam.
Persediaan air segar yang berharga juga mengering, seperti perairan di kota-kota utama Beijing, Delhi, Bangkok, dan puluhan wilayah lainnya seperti bagian Barat Laut Amerika Serikat. Sementara sungai-sungai Gangga, Jordan, Nil, dan Yangtze sudah berkurang selama bertahun-tahun.
Kekeringan terburuk di China selama lima dasawarsa ini, panen-panen penting gagal di sedikitnya 12 provinsi bagian utara, merugikan negara itu hingga miliaran dollar AS untuk membantu para petani yang merugi akibat kekeringan.
I) KESEHATAN MANUSIA
Berikutnya kita menghadapi masalah kesehatan manusia. Menurut penelitian dari Swedia, perubahan iklim sudah bertanggung jawab atas 315.000 kematian per tahun, dengan 325 juta orang lainnya yang terkena dampak parah. Ini menambah kerugian ekonomi sebesar US$125 miliar setiap tahun. Yang paling terkena dampak buruk adalah negara-negara berkembang di Afrika, serta wilayah lain yang sangat terancam di Asia Selatan dan negara-negara kepulauan kecil.
SOLUSI
Kita sudah cukup punya banyak masalah, tapi kita punya solusi untuk masalah ini. Ini mungkin bisa lebih awal, tapi masih belum terlambat, kita masih dapat menolong rumah kita, planet ini.
Solusi nomor satu adalah vegan, vegan organik. Veganisme akan menyelamatkan dunia kita.
Saya akan melaporkan pada Anda satu per satu bagaimana vegan dapat menyelamatkan dunia kita. Untungnya, ada banyak tindakan mudah yang bisa kita ambil.
Saya akan buat daftarnya untuk acuan Anda. Sekarang, banyak wilayah di mana kita dapat melihat akibat yang begitu menghancurkan dari perubahan iklim seperti pencairan Arktik, daratan yang tenggelam, kekurangan air akibat gletser yang mencair, dan bahkan meningkatnya badai, semuanya terkait langsung dengan suhu Bumi yang terus meningkat. Jadi, kita harus mendinginkan Bumi terlebih dahulu dan paling utama. Dan cara terbaik untuk menghentikan pemasanan global adalah menghentikan produksi gas-gas rumah kaca yang menghasilkan panas itu.
Masuk akal, bukan? Ya. Kita sudah tahu mengenai usaha untuk menurunkan emisi dari sektor industri dan transportasi. Tapi perubahan di sektor ini akan memakan waktu yang terlalu lama – tidak cukup cepat dengan keadaan saat ini. Jadi, salah satu cara paling efektif dan tercepat untuk menurunkan panas di atmosfer adalah menghilangkan produksi metana.
Metana tidak hanya menyimpan panas 72 kali lebih kuat daripada karbon, ia juga hilang dari atmosfer jauh lebih cepat dari CO2. Jadi, jika kita menghentikan produksi metana, atmosfer akan dingin lebih cepat daripada jika kita menghentikan produksi karbon dioksida.
Vegan organik akan menghasilkan efek pendinginan karena ia akan menurunkan gas metana dan gas-gas rumah kaca lainnya yang fatal bagi kelangsungan hidup kita.
1) Menghilangkan Metana
Kita dapat memulai dengan memangkas penghasil gas metana terbesar di dunia, yaitu peternakan hewan. Jadi, untuk mendinginkan planet dengan paling cepat, kita harus menghentikan konsumsi daging agar dapat menghentikan industri peternakan hewan, dan dengan demikian ini dapat menghentikan gas rumah kaca, metana, dan gas-gas beracun lainnya dari industri hewan.
Jika setiap orang di dunia menerapkan pola makan non-hewani yang sederhana, tapi luar biasa ini, maka kita dapat membalikkan efek pemanasan global dengan sangat cepat. Kita kemudian baru akan mempunyai waktu untuk benar-benar menerapkan tindakan dalam jangka waktu yang lebih panjang seperti lebih banyak teknologi hijau, juga untuk menghilangkan karbon dioksida dari atmosfer ini.
Sebenarnya, jika kita lalai menghentikan produksi daging, maka semua tindakan-tindakan hijau ini akan sia-sia pengaruhnya, atau kita mungkin kehilangan planet ini sebelum kita memiliki kesempatan untuk memasang teknologi hijau apapun seperti tenaga angin atau tenaga surya, atau lebih banyak mobil hibrida karena alasan itu.
Patut juga diingat bahwa meskipun peternakan telah dilaporkan menghasilkan 18% emisi gas rumah kaca global — yang tingkatannya melebihi gabungan seluruh transportasi dunia – ini sebenarnya hanyalah sebuah perhitungan yang minimal, karena belakangan ini perhitungan ini telah direvisi dan peternakan diperkirakan menghasilkan lebih dari 50% dari total emisi global. Saya ulangi: Peternakan telah dihitung ulang dan mungkin menghasilkan lebih dari 50% dari total emisi global – lebih dari 50%-nya berasal dari industri ternak. Jadi, itu merupakan solusi nomor satu.
2) Menghilangkan Gas-Gas Lainnya
Sekarang, nomor dua: menghilangkan gas-gas lainnya. Di samping metana, ada gas lain yang dikeluarkan oleh industri peternakan. Itu adalah sumber terbesarnya, yaitu 65% dinitrogen oksida global, suatu gas rumah kaca yang kira-kira 300 kali lebih kuat daripada CO2 dalam potensi pemanasan global; peternakan juga menghasilkan 64% dari semua ammonia yang menyebabkan hujan asam dan hidrogen sulfida, suatu gas yang fatal. Jadi menghentikan produksi peternakan berarti menghilangkan semua gas mematikan ini, termasuk gas metana.

3) Menghentikan Zona Mati
Nomor tiga: Menghentikan zona mati. Ada manfaat besar lainnya yang diperoleh dengan menghentikan produksi peternakan. Zona-zona mati di lautan, misalnya, terutama disebabkan oleh pupuk yang tercecer dari pertanian yang khususnya digunakan untuk pakan ternak.
Zona-zona mati adalah ancaman serius bagi ekosistem laut, tetapi itu dapat dihentikan jika kita menghentikan polusi yang bersumber dari aktivitas yang berhubungan dengan peternakan.
Hentikan penangkapan ikan maka kehidupan laut akan membaik.
Karena penangkapan ikan yang berlebihan menyebabkan ikan sarden menghilang dari pantai Namibia, meluapnya gas berbahaya telah menciptakan zona mati yang menghancurkan ekosistem di kawasan itu karena hilangnya spesies yang rendah hati dan ramah lingkungan ini. Bisakah Anda bayangkan? Hanya ikan sarden saja.
Jadi, kita harus menghentikan penangkapan ikan dan juga semua produk hewani untuk melindungi kehidupan laut dan air, yang penting bagi kelangsungan hidup kita. Anda tahu itu.
4) Menghentikan Penggurunan
Sekarang nomor empat: kita harus menghentikan penggurunan. Kita bisa. Penggurunan adalah efek perubahan iklim lain yang lagi-lagi berhubungan dengan peternakan. Misalnya, di Meksiko, riset terakhir menyatakan bahwa 47% dari negara Meksiko sudah menerima akibat dari penggurunan, telah menjadi gurun karena pengrusakan dari industri ternak.
Dan 50-70% lainnya dari negara Meksiko juga menderita kekeringan sampai taraf tertentu. Penggembalaan ternak yang berlebihan telah menempati hampir sepertiga dari permukaan tanah Bumi di seluruh dunia, menjadi penyebab utama dari penggurunan dan kerusakan lainnya serta bertanggung jawab atas lebih dari 50% erosi. Kita sekarang harus menghentikan penggembalaan ternak untuk melindungi tanah kita dan melindungi hidup kita.
5) Menghentikan Kekurangan Air
Nomor lima: Kita dapat menghentikan kekurangan air. Saat kekeringan mengganggu lebih banyak penduduk, kita tidak boleh memboroskan air. Seperti yang kita ketahui, produksi daging menggunakan banyak sekali air. Memerlukan sampai 1.200 galon air bersih yang segar dan baik untuk memproduksi satu porsi makanan berdaging saja. Sebaliknya, hidangan vegan komplit hanya membutuhkan 98 galon air. Itu berkurang 90 persennya. Jadi, jika kita ingin menghentikan kekurangan air dan mempertahankan air yang berharga, kita harus menghentikan produk hewani.
6) Melarang Penebangan Hutan
Sekarang, enam: kita dapat menghentikan penebangan hutan. Kita harus melarang penebangan hutan. Dan kita harus menanam lebih banyak pohon, tentu saja. Di mana ada erosi atau tanah kosong, kita harus menanam pohon.
Penebangan hutan sebagian besar juga disebabkan oleh produksi daging. Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan bahwa penebangan hutan menyebabkan kira-kira 20% dari seluruh emisi gas rumah kaca dan hampir seluruh penebangan hutan itu sendiri terkait dengan produksi daging. Delapan puluh persen hutan Amazon dibuka untuk digunakan sebagai daerah mendukung penggembalaan ternak untuk disembelih, dan sisanya ditanami dengan kacang kedelai, sebagian besar juga untuk pakan ternak. Jadi, menghentikan produk hewani juga berarti melindungi hutan kita yang berharga, paru-paru Bumi kita, dan faktor yang sangat penting untuk kelangsungan hidup kita.
7) Mengurangi Biaya Keuangan
Sekarang, tujuh: Kita harus mengurangi biaya keuangan. Para pemimpin kita khawatir tentang biaya mengurangi perubahan iklim. Namun, berita baiknya adalah, jika dunia mengurangi atau beralih ke pola makan tanpa daging, pola makan non-hewani, maka kita dapat mengurangi biaya adaptasi iklim setengahnya atau lebih. Itu berarti, kita akan mengurangi puluhan triliun dollar AS. Jika dunia beralih ke pola makan vegan, kita dapat menghemat lebih dari 80% biaya, atau kira-kira US$32 triliun.
8) Memperkecil Biaya Kesehatan
Nomor delapan: kita harus memperkecil biaya kesehatan. Risiko kesehatan dari makan daging semakin terbukti akhir-akhir ini. Ternak secara rutin diberi hormon dan antibiotik berlebihan yang ketika dikonsumsi sebagai daging dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan manusia.
Ada juga racun sampingan di tempat-tempat penyembelihan seperti amonia dan hidrogen sulfida. Zat-zat racun ini telah menyebabkan kematian di antara para pekerja karena sifat racun mereka yang luar biasa.
Sebagai sesuatu yang disebut makanan, daging merupakan makanan yang paling tidak sehat, beracun, tidak higienis yang pernah dicerna oleh manusia. Kita seharusnya tidak makan daging sama sekali jika kita mencintai dan menghargai kesehatan serta hidup kita. Kita akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan lebih bijak jika tanpa daging. Daging secara ilmiah telah dibuktikan menjadi penyebab segala jenis kanker, juga penyakit jantung, tekanan darah tinggi, stroke, dan kegemukan. Daftarnya akan terus bertambah. Semua penyakit ini membunuh jutaan orang setiap tahun.
Jutaan orang meninggal akibat penyakit yang terkait dengan daging dan membuat jutaan orang lainnya sakit parah dan juga cacat. Sangat banyak tragedi yang disebabkan oleh makan daging. Makan daging adalah hal tabu. Kita pasti tahu tentang hal ini melalui semua bukti ilmiah dan medis. Jadi hentikan makan daging. Meski hanya untuk kesehatan Anda. Anda dapat hidup lama demi anak-anak dan cucu-cucu Anda, dan hidup dengan sehat.
Kita tidak pernah berpikir tentang kondisi kotor, kandang dimana hewan-hewan itu dipelihara hingga hari penyembelihan mereka. Tempat ini merupakan tempat berkembangnya berbagai virus penularan penyakit seperti virus flu babi. Sebenarnya, beberapa daging menularkan penyakit, seperti penyakit sapi gila pada manusia yang menimbulkan kematian secara tragis dalam setiap kasus. Siapapun yang tertular penyakit sapi gila pasti akan menemui ajalnya secara memilukan dan menyedihkan.
Zat pencemar lainnya seperti E. coli, salmonella, dan lain-lain yang juga dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, kerusakan jangka panjang, terkadang bahkan berakhir pada kematian.
Singkatnya, cukup katakan tidak pada daging akan membuat kita lebih kaya, lebih sehat, dan yang paling penting, itu akan membuat kita menjadi semakin bijak dan menjadi seorang pahlawan besar. Karena itu adalah satu-satunya cara yang tepat waktu untuk memastikan kelangsungan hidup anak-anak dan cucu-cucu kita.

PENUTUP
Kita sekarang dapat melihat betapa pentingnya untuk menghentikan pemanasan dari planet ini dengan tindakan dan kebijakan hijau yang paling hijau, tindakan yang paling penuh kasih, paling heroik, paling menyelamatkan hidup, yaitu: pola makan vegan organik.

NASA: Kutub Utara Akan Kehilangan Seluruh Esnya Hingga Tahun 2012!

Menurut laporan iklim terbaru Badan Antariksa dan Luar Angkasa Nasional Amerika Serikat (NASA) pada minggu ini, ahli iklim NASA telah melaporkan kepada publik bahwa es di Kutub Utara dapat mencair menjadi kondisi tanpa es hingga tahun 2012.

Ilmuwan iklim NASA, Jay Zwally berkata: “Pada tingkat seperti ini, Lautan Kutub Utara dapat kehilangan seluruh esnya pada musim panas tahun 2012, lebih cepat daripada prediksi sebelumnya.” Lapisan es Kutub Utara memantulkan 80% radiasi matahari, yang menjaga temperatur lautan saat ini.

Peneliti penerima Penghargaan James Hansen, kepala Institut Penelitian Luar Angkasa Goddard NASA berkata bahwa jika kita bertindak dengan cepat maka kita masih dapat menyelamatkan Bumi.

Untuk informasi lebih rinci, silakan kunjungi situs berikut:
http://www.suprememastertv.com/ina/bbs/board.php?bo_table=sos_main_ina

Menurut laporan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa Bangsa (FAO), industri peternakan adalah penyebab terbesar perubahan iklim; mengurangi dampak merusak dari sektor peternakan merupakan kebijakan perlindungan lingkungan yang paling penting. Sektor peternakan menghasilkan emisi gas rumah kaca – sekitar 20% – lebih banyak dari seluruh transportasi yang ada di dunia termasuk semua mobil, truk, kapal, pesawat terbang, dan kereta. Para peneliti Perserikatan Bangsa Bangsa juga meminta publik untuk menjadi vegetarian guna mengurangi emisi dari proses peternakan yang menimbulkan pemanasan global.
http://www.suprememastertv.com/ina/bbs/board.php?bo_table=holidaycard_ina&wr_id=103&goto_url=&page=3&url=link1_0
Situs untuk artikel FAO: http://www.fao.org/newsroom/en/news/2006/1000448/index.html
Bahasa Indonesia: http://www.pemanasanglobal.net/laporan-PBB/laporan_fao_2006_tentang%20penyebab_utama_pemanasan_global.htm
http://kesehatan.kompas.com/read/xml/2009/10/05/07221371/presiden.mesti.sadari.bahaya.daging

Penerima Penghargaan Nobel 2007 dan Ketua Panel Antarpemerintah untuk Perubahan Iklim Dr. Rajendra Pachauri telah mengatakan bahwa kita harus menghentikan makan daging, mengendarai sepeda, dan berhemat untuk menyelamatkan dunia dari pemanasan global. Ia mengatakan bahwa situasinya sangat kritis, dan jika umat manusia tidak bertindak, kita akan menerima konsekuensi yang serius dari perubahan iklim. Untuk artikel lengkapnya:

http://www.pemanasanglobal.net/laporan-PBB/laporan_ipcc_2007_tentang_solusi_untuk_mengerem_pemanasan_global.htm
http://afp.google.com/article/ALeqM5iIVBkZpOUA9Hz3Xc2u-61mDlrw0Q

Jadilah Vegetarian, Bertindaklah Hijau, Selamatkan Bumi.

Solusi cepat yang dapat berpengaruh bagi 6 miliar penduduk:
1. Gerakan Vegan Organik di seluruh negara (mengurangi racun, polusi, biaya medis, energi transportasi, dsb.)
2. Mengalihkan ladang peternakan menjadi lahan yang cocok untuk bertanam.
3. Membiarkan Bumi menyembuhkan dirinya sendiri…
4. Berdoa!

Salam Hormat,
Warga Bumi Yang Peduli

Tolong teruskan Note ini ke sebanyak mungkin sahabat lainnya! Terima kasih.

ENGLISH:

Subject: Climate change alarm has sounded! Please act now to encourage a plant-based diet to stop global warming and save lives

Dear Friend:

There has been plenty of scientific evidence to show that the alarm of global warming has sounded. We have very little time left. Please tell the public about the truth regarding global warming. Do not let ignorance destroy our Mother Earth. We truly have no time to wait or hesitate. For our children and posterity, for people and nations, for the planet, please act immediately. Please tell everyone to adopt a vegan diet in order to combat global warming.

Damaging and often fatal effects are already being seen through such extreme events as hurricanes, flooding, droughts, heat waves and swine flu, and are continuing to worsen. Please encourage the public to unite and organize vegetarian and vegan movements.

Last year Scientists warned that at the rate our world is warming, the North Pole will be ice-free by summer of 2040, but new studies have found that arctic ice is actually melting faster than previously forecast, and the North Pole may be ice-free at the end of summer by 2012.

If global temperature rises by 6 degrees Celsius, up to 95% of all species will become extinct. Virtually all beings will perish as super-hurricane, flood, hydrogen sulfide gases, and methane fireballs ravish the earth’s surfaces with atomic bomb-like force. The only organisms capable of surviving such conditions are bacteria.

We only have about 1200 days to save the earth. All we have to do to save the world is to adopt a plant-based diet.

Some of the evidence showing the impact of climate change on human and animal life on earth:

A) ARCTIC MELT

First we have the arctic ice melt. The Arctic, or North Pole, may be ice-free by 2012, 70 years ahead of United Nations Intergovernmental Panel on Climate Change IPPC estimations. Without the protective ice cap to reflect sunlight, 90% of the suns’ heat can enter the open water, thus accelerating global warming.

The change in Arctic ice cover is dramatic, with climatologists saying that only 10% now is older and thicker ice, while over 90% is newly formed and thin.

Another Artic change is the thawing of permafrost, a normally frozen layer of earth containing methane stores. The thawing of this layer in recent years has caused methane to be released, with atmospheric levels that have risen sharply since 2004. Further global warming beyond a 2 degree Celsius rise could cause billions of tons more of methane to be released into the atmosphere, leading to mass extinctions of life on this planet.

As the massive ice sheets of Greenland and the Antarctic continue to melt as well, catastrophic sea level rise and stronger storms are expected to follow.

If the entire West Antarctic sheet melts, global average sea levels would rise by at least 3.3 to 3.5 meters, affecting over 3.2 billion people – that is half of the world population – who live within 200 miles of coastline. And US scientists from the National Snow and Ice Data Center now say that if all of Antarctica were to melt, the sea level could rise to a much higher level than expected, some say even up to 70 meters, which means more deadly to all lives on earth.

B) LANDS SINKING & CLIMATE REFUGEES

Next we have lands sinking and climate refugees. Right now, at least 18 islands have completely submerged around the world, with more than 40 other island nations at risk from rising sea levels. A report from the International Organization for Migration stated that there may be 200 million, or even up to 1 billion people climate refugees by 2050, or within our lifetime.

These are people who must leave their island or coastal homes due to rising sea levels or permafrost melts that cause entire communities or nations to sink and collapse.

C) GLACIER RETREAT & WATER SHORTAGE

Next we have Glacier retreat and water shortage. Most of the planet’s glaciers will be gone within a few decades, jeopardizing the survival of more than 2 billion people.

One billion of these people will suffer from the effects of the Himalayan glacier retreats, which have been occurring at a pace more rapid than anywhere else in the world, with two-thirds of the region’s more than 18,000 glaciers receding. The initial effects of glacier melt are destructive floods and landslides.

As the glacial ice retreat continues, reduced rainfall, devastating droughts and water shortages will follow as a result.

D) OCEANIC DEAD ZONES

Next: Oceanic dead zones. Climate change is creating areas of the sea known as dead zones, which now number more than 400. These arise due to fertilizer runoff largely from livestock industries, contributing to the lack of oxygen that is necessary to support life.

E) RECORD HEAT

Now, we have also record heat. The past decade has twice, at least, seen the hottest average annual temperatures ever recorded in our planet’s history. In 2003, a record heat wave hit Europe, claiming tens of thousands of lives. Heat waves also preceded the worst wildfires ever in Australia’s history.

F) STORMS INCREASING

Next: Storms increasing. The intensity and duration of hurricanes and tropical storms have been noted to increase by 100% over the past 30 years, which scientists at the Massachusetts Institute of Technology (MIT) of the USA say is likely due to climate-related increases in ocean temperature.

G) WILDLIFE DISAPPEARING

Next we have wildlife disappearance. Leading ecologists say that the decline of wildlife due to species extinction is so rapid that there is no modern comparison. Scientists also now predict that the earth’s 16,000 endangered species may become extinct 100 times faster than previously thought.

H) DROUGHT & DESERTIFICATION

Next, we have drought and desertification. In Nepal and Australia, wildfires this year have been severely intensified by drought conditions.

In Africa, people in Somalia, Ethiopia and Sudan, to name just a few, have been crippled by drought. According to the United Nations, desertification, which often results from felling too many trees and damages that occur from such activities as cattle grazing, is affecting the well-being of more than 1.2 billion people in more than 100 countries at risk.

Precious fresh water supplies are also drying up, such as aquifers under the major cities of Beijing, Delhi, Bangkok, and dozens of other regions such as the Midwestern United States; while the rivers Ganges, Jordan, Nile and Yangtze have been reduced to a trickle for much of the year.

In China’s worst drought in five decades, vital crops were lost in at least 12 northern provinces, costing the nation billions of US dollars in drought relief to farmers with losses.

I) HUMAN HEALTH

Next we have the human health issue. According to Swiss-based research, climate change is already responsible for some 315,000 deaths a year, with another 325 million people who are severely affected. This comes in addition to an economic loss of US$125 billion every year.

The worst affected are developing nations in Africa, with other seriously threatened areas being in South Asia and small island nations.

SOLUTION

We have enough problems, but we have solutions to these problems. The number one solution is vegan diet. Many of these areas where we are seeing such devastating effects of climate change, such as Arctic melt, lands sinking, water shortage from glacier melt, and even storms increasing are all directly related to the Earth’s temperature increasing.

Therefore we must cool the planet, first and foremost. And the best way to stop global warming is to stop producing the greenhouse gases that create the heat.

We already know about the efforts to reduce emissions such as from industry and transportation. But changes in these sectors are taking too long – more than we can afford at this time. One of the most effective and fastest ways to reduce the heat in the atmosphere is to eliminate methane production.

Methane not only traps up to 72 times more heat than carbon, it also goes away from the atmosphere much faster than CO2. So if we stop producing methane, the atmosphere will cool more quickly than if we stop producing carbon dioxide.

Organic vegan diet will produce beneficial cooling effect as it will cut down methane and other greenhouse gases that are fatal to our survival.

1) Eliminating Methane

We cans start by cutting down on the biggest methane gas producer in the world, that is, animal raising. In other words, to cool the planet most quickly, we have to stop consuming meat in order to stop the livestock industry, and thus stop the greenhouse gases from meat production.

If everyone in the world adopts this simple but most powerful practice of an animal-free diet, then we could reverse the effects of global warming in no time. We would then have time to actually adopt longer-term measures such as more green technology, to also remove the carbon dioxide from the atmosphere.

In fact, if we neglect to stop meat production, either all these green efforts will be cancelled out in effect, or we may lose the planet before we even have a chance to install any effective green technology such as wind power or solar power, or more hybrid cars.

Please also keep in mind that although livestock has been reported to generate 18% of global warming gas emissions – which is more than the world’s transportation sectors combined – this is actually an underestimation because recently revised calculations have placed it at generating possibly more than 50% of total emissions.

That’s why a plant-based diet is the number one solution.

2) Eliminating Other Gases Now

Number two: Eliminating other gases. Besides methane, other lethal toxic gases are emitted by the livestock industry as well.

It is the largest source of nitrous oxide, a greenhouse gas with approximately 300 times the warming potential of CO2. It emits also 64% of all ammonia, which causes acid rain and hydrogen sulfide, a fatal gas. So to stop livestock production is to eliminate all these deadly gases, as well as methane gas.

3) Halting Dead Zones

Number three: Halting dead zones. There are other huge benefits gained by halting livestock production. Oceanic dead zones, for example, are caused primarily by fertilizer runoff from agriculture that is mainly used for animal feed.

Dead zones are a serious threat to the ocean’s ecosystems, but they can be revived if we stop polluting them with our livestock-related activities.

Marine life will rebound if we stop fishing as well. Since the heavy fishing caused the sardines to disappear from the coast of Namibia, eruptions of harmful gases have created a dead zone that is destroying the area’s ecosystems. Due to the absence of that one humble but eco-beneficial species, a dead zone was created.

Therefore we have to stop fishing and using animal products, to protect our living ocean and water bodies which are crucial to our survival.

4) Stopping Desertification

Number four: We have to stop desertification. Desertification is another climate change effect that is linked to livestock.

For example, in Mexico, recent research stated that 47% of the country has already suffered desertification and become desert due to damage from the cattle industry. Another 50-70% of Mexico is suffering from some degree of drought.

Overgrazing by livestock, which occupies nearly a third of our Earth’s land surface worldwide, is a major cause of desertification and other damages, and is responsible for more than 50% of land erosion.

We must stop livestock grazing now to protect our soil and protect our lives.

5) Stopping Water shortage

Number five: Stop water shortage.

Droughts are plaguing more populations. We cannot afford to waste water. Meat production uses massive amounts of water. It takes up to 1,200 gallons of fresh and good clean water to produce just one serving of beef.

In contrast, a full vegan meal costs only 98 gallons of water. That is about 90-plus percent less. So if we want to stop water shortage and to preserve precious water, we have to stop consuming animal products.

6) Banning Deforestation

Six: Stop deforestation.

We can stop deforestation. We have to ban deforestation. And we have to plant more trees. Wherever there is erosion or empty land, we have to plant trees.

Deforestation is also largely driven by meat production, with the United Nations estimating that deforestation accounts for approximately 20% of all greenhouse gas emissions. Nearly all deforestation is related to meat production.

Eighty percent of cleared Amazon forest is designated as cattle grazing area to prepare the animals for slaughter, and the remainder is planted as soy crops used also largely for animal feed.

So to stop animal products is to protect our precious forests, the lungs of our Earth, and the crucial factor for our survival.

7) Alleviating Financial Cost Now

Seven: We have to alleviate financial cost. Our leaders are worried about the cost of mitigating climate change. However, the good news is, if the world shifted to a reduced or meatless diet, then we could reduce the cost by half or more. That means we would reduce tens of trillions of US dollars.

If the world shifted to vegan diet, we could save more than 80% of the cost, or approximately US$32 trillion!

8) Minimized Health Cost Number

Eight: We must minimize health care costs. The health risks of eating meat are more and more evident these days. Livestock are routinely given excessive hormones and antibiotics, which, when consumed as meat can in turn endanger human health. There are also toxic byproducts in slaughterhouses such as ammonia and hydrogen sulfide. These poisonous substances have caused deaths among workers due to their extreme toxicity.

As a so-called food, meat is simply one of the most unhealthy, poisonous, unhygienic items that could ever be ingested by humans.

We should never eat meat at all if we love and cherish our health and our lives. We will live longer, healthier, wiser without meat. Meat has been scientifically shown to cause all kinds of cancer, heart disease, high blood pressure, stroke and obesity. The list goes on and on. All these diseases kill millions of people every year. Millions and millions of people die due to meat related diseases, and millions of others get seriously sick and disabled as well.

There is no end to tragedies caused by the meat diet. All medical evidence points towards the same conclusion. Please stop eating meat now, just even for your health’s sake. You want to live long and healthily for your children and your grandchildren.

This is not to mention the filthy, confined conditions where the animals are kept until their slaughter, which promote the transmission of diseases such as swine flu. In fact, some meat-transmitted diseases, like the human form of mad cow disease, are fatal in every case. Tragically, whoever contracts mad cow disease is doomed to die in sadness.

Other contaminants such as E. coli, salmonella etc can also cause serious health problems and long-term damages, sometimes even leading to death.

In short, simply saying NO to meat will make us richer, healthier, and most importantly, will make us a wiser person, and a great hero because it is the only timely way that we can ensure the survival of our children and grandchildren.

CLOSING

We now can see how imperative it is to stop the warming of the planet with the greenest of all green policies and actions, the most compassionate, the most heroic, the most life-saving action, action: organic vegan diet.

NASA : North Pole Will be Ice-Free by 2012!

According to United States National Aeronautics and Space Administration (NASA)’s latest climate report this week, NASA climatologists have reported to the public that Arctic ice is melting at a rate that could cause iceless conditions by 2012.

NASA climate scientist Jay Zwally said: “At this rate, the Arctic Ocean could be nearly ice-free at the end of summer by 2012, much faster than previous predictions.” Existing Arctic ice cap reflects 80% of radiations from the sun, thus maintaining current ocean temperature.

Award-winning researcher James Hansen, head of NASA’s Goddard Institute for Space Studies, said that if we act quickly, we can still save the Earth.

For detailed information, please visit the following link:
http://www.suprememastertv.com/tw/bbs/board.php?bo_table=sos_main_tw

According to Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO) report, livestock industry is the biggest culprit for climate change; reducing the detrimental impact of livestock is one of the most important environmental protection policies. The livestock sector generates more greenhouse gas emissions – about 20% – than the world’s transportation sector including cars, trucks, ships, airplanes and trains. The United Nations specialists also called for the public to become vegetarian in order to reduce the emissions form the process of raising livestock, which facilitate global warming.
http://suprememastertv.com/bbs/board.php?bo_table=holidaycard&wr_id=103&page=1&url=link1_0
Link for FAO article: http://www.fao.org/newsroom/en/news/2006/1000448/index.html
Mandarin Chinese: http://chw2video.com/veg/htm/3eco.htm

2007 Nobel laureate and Chair of Intergovernmental Panel on Climate Change Dr. Rajendra Pachauri has said that we should stop eating meat, ride bicycles, and be frugal in order to save the world from global warming. He said the situation is very critical, and if humanity does not act, we will have serious consequences from climate change. For full article:

http://afp.google.com/article/ALeqM5iIVBkZpOUA9Hz3Xc2u-61mDlrw0Q
http://news.msn.com.tw/news554256.aspx

Be Veg, Go Green, Save the Planet.

The immediate solution that affects 6 billion people’s lives:

1. Organic Vegan movements for the entire country (reduces toxins, pollution, medical cost, transportation energy etc.)
2. Convert feedlots and ranches to arable lands.
3. Allow the Earth to heal itself…
4. Pray!

Respectfully Yours,
Concerned Earthling

%d blogger menyukai ini: